Radar Bogor _ Insprirasi

20 August 2016 - Kategori Blog

Racik Kue Ala Owner Mimi Cici

Wanita pandai membuat kue, itu biasa. Tapi, mendulang puluhan juta rupiah dari jualan kue, itu luar biasa. Seperti perjalanan usaha owner Mimicici, Sri Yulianti. Berangkat dari hobinya meracik adonan sejak remaja, membawanya jadi pengusaha rumahan yang sukses. Bahkan, produknya dikenal hingga luar Bogor.
Meski kini jago meracik adonan, Cici, sapaan akrabnya bukan wanita yang bisa masak sejak kecil. Namun, sejak gadis dirinya memang hobi mencari uang. “Kebetulan saya dulu bukan terlahir dari keluarga ekonomi bagus, jadi tuntutannya harus bisa menghasilkan uang,” jelasnya.
Ia sering ikut berbagai event yang bisa menghasilkan uang. Namun, semenjak bisa membuat kue bersama temannya, ia mulai mencari uang dari sana. Bahkan sejak 1994, tepatnya saat Cici berusia 19 tahun ia sudah bisa membuat brownies sendiri. Padahal cuma otodidak.
Saat sudah bekerja, ia pun tetap berjualan kue di kantor. “Jadi dulu saya kalau ke kantor bawa kue dan bikin kantin jujur. Siapa yang mau ambil dan bayar dengan jujur sendiri,” katanya. Kue yang dijualnya saat itu beragam. Termasuk nastar. Sejak itu, ia semakin dikenal sebagai orang yang pandai membuat kue. Padahal pertama kali ia membuat kue, tak semua berhasil. “Wah, banyak juga gagalnya,” tukasnya.
Selain ke kantor, ia juga sering berbagi kue dengan tetangganya. Setelah semakin yakin dengan kemampuannya, ia memutuskan untuk kursus membuat kue pada 2012. Tujuannya, supaya kue yang dibuatnya semakin enak dan berkualitas.
“Saya jadwalin sebulan minimal dua kali kursus,” katanya. Sejak itu ia semakin lihai membuat kue. Tahun selanjutnya, ia sudah berani membuka toko kue dengan brand Mimicici di bilangan Bojonggede, Kabupaten Bogor.
Nama Mimicici sendiri diambil dari nama kecilnya yakni Cici. Sedangkan Mimi adalah panggilannya dari kedua anaknya. “Alhamdulillah Mimicici sudah dapat HAKI (hak kekayaan intelektual, red),” katanya. Selain itu, kini Mimicici sudah terdaftar dalam PIRT dan juga halal MUI. Makanya, meskipun usahanya adalah usaha rumahan namun ia sangat bersemangat untuk membawa usahanya jadi lebih baik. Dalam sebulan, ia meraup omzet hingga Rp30 juta. “Alhamdulillah semakin ke sini semakin bertambah,” katanya. Hal itu hasil kegetolannya berjualan.(rp2/c)

Dapatkan Diskon
Daftar newsletter

© Copyright 2018 - mimicicicake.com - All rights reserved.